Gadget dan Balita: Menciptakan Kegiatan Aktif Saat Screen Time 

Helloo.. ada nggak diantara readersnya Mama Haikal ini yang anaknya anti banget sama gadget? Kayaknya hampir setiap anak mengenal dan bahkan menggunakan gadget meski diusianya yang masih 'balita'. Tapi, tak jarang pula ada orangtua yang begitu contra dengan pengenalan dan penggunaan gadget pada balita. 

Well, saya sendiri termasuk Mama yang rajin (auto muji diri sendiri😅) baca-baca artikel parenting terkait penggunaan gadget. Dan, dari semua artikel tersebut kebanyakan menekankan bahwasannya gadget itu lebih ke sisi negatif. 

Designed by Pexels

Ya, memang, hal tersebut benar sekali jika penggunanya tidak bisa bijak. Contoh dampak negatif dari gadget yakni minim kontak/sosialisasi dengan orang lain, pembelajaran pasif, daya konsentrasi menurun, dan lainnya. So, kalau balita sudah mengenal gadget, apakah bisa menjadi pengguna bijak? Wow, it's an extreme question. Tentu, yang harus bijak itu kita, as parents.

Bagaimana kalau terlanjur mengenalkan gadget ke balita?


Saat kita sedang disibukkan dengan segudang aktifitas, kebanyakan memilih gadget sebagai penolong. Ya, maksudnya memberikan si kecil gadget agar duduk diam dan kita lanjut dengan kesibukan. Nah, kasus seperti ini hampir dialami oleh most parents. Tak terkecuali saya😅, honestly. Kalau sudah seperti ini, biasanya si kecil akan terbiasa minta gadget di segala waktu. Jadinya terbiasa, kan? 

Ok, saya sendiri tak dapat memungkiri kalau di internet banyak sekali nursery rhymes dan video edukasi. And, those are beneficial enogh for kids. Contohnya saja membantu si kecil mengenal beragam lagu anak, mengenal huruf dan angka, dan masih banyak lagi yang mana tentu dengan audio visual yang menarik. 

So, apa jalan tengahnya? Ayo, kita kurangi waktu interaksinya si kecil dengan gadget. Kok nggak dilarang saja sekalian? Tak perlu seperti itu karena kita hidup di masa digital. Kita terapkan saja konsep "mendidik anak sesuai zamannya". Hal ini guna menjaga si kecil tetap progresif dan pastinya nggak kudet. Yang pasti, sesuaikan PORSI!

Mengubah screen time menjadi sebuah kegiatan aktif


Kebanyakan screen time cenderung mengarah ke kegiatan pasif. So, inilah saatnya kita ubah hal tersebut. Let's do some ways untuk menjadikan screen time sebagai kegiatan aktif, not pasive anymore. Prinsip seperti ini wajib banget diterapkan ke balita agar tumbuh kembangnya tetap seimbang. 

Caranya bagaimana? Kalau saya sendiri, sederhana saja. Contohnya: saat menonton video, kita bisa menceritakan apa yang sedang terjadi di video tersebut. Sebisa mungkin, kita juga harus proaktif. Setidaknya sisipkan 1 pertanyaan di setiap adegan atau slide video. 

"Lho, itu apa ya dek kok bunyinya meong?" 
"Eh dek, bunganya cantik ya. Warna apa itu?" 

Kalau si kecil belum bisa menjawab bagaimana? It's ok, kita sendiri yang menjawab. Si kecil akan setia mendengarkan. Intinya, no silent time. Kalau si kecil sudah pandai bicara, biarkan dia berkomentar terhadap apa yang ditonton. 

Atau, saat yang menjadi tontonan itu nursery rhymes, tak usah ragu bernyanyi bahkan berjoget bersama. Ada banyak sekali kok nyanyian yang mengajarkan si kecil mengenal benda, anggota tubuh, dan lainnya. So, ikuti saja gerakannya dan nyanyikan bersama. Si kecil pasti senang dan tertantang untuk mengikutinya. Tanpa sadar, dia juga belajar. 

Ok, dari semua paparan di atas, yang paling penting untuk diterapkan adalah kita harus menjadi orangtua yang komunikatif dan reflektif. Jangan terlalu hanyut dengan tontonan saat screen time. Ayo melek dengan segala konsekuensi. So, what do you say about gadget for kids?

 


Mualimah Saya adalah ibu 1 anak yang begitu cinta dengan dunia anak dan pendidikan

7 Komentar untuk "Gadget dan Balita: Menciptakan Kegiatan Aktif Saat Screen Time "

  1. Memang, sebagai orangtua, kita harus bijak nemilah dan memilih kegiatan yang baik untuk anak. Gadget boleh saja diberikan si kecil asal sesuai batasan.
    Btw, semangat terus dalam berkarya. Tulisannya sangat edukatif..

    BalasHapus
  2. Bener juga 🤔 harus mulai melek dampak negatif tentang gadjet tuk si kecil

    BalasHapus
  3. PR banget nih mengurangi waktu penggunaan gadget untuk adikku. Tapi emang kudu dialihkan sih perhatiannya dari penggunaan gadget.

    BalasHapus
  4. Wah, ini anakku yg paling kecil 2 tahun suka protes kalau emaknya pegang hp. Tapi dia juga kadang lihat yutub bentar

    BalasHapus
  5. Mantap kalimat terakhir nya, Menjadi orang tua yang komunikatif dan reflektif

    BalasHapus
  6. Di lingkungan saya banyak anak2 korban gadget. Parahnya lagi, ngaruh ke etikanya. Ikut2an yg jelek dari sosmed

    BalasHapus
  7. Emang gadget itu sangat disukai anak, apalagi anak saya yang sudah agak besarn itu bs lupa waktu kalo tdk di ingatkan, jadi saya kasih ajah maen gadget selama 2 jam sehari dan tontonannya harus yang mendidik bukan asal2an jadi smuanya masih terkontrol dan baik2 saja😊

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel