3 Kalimat Terlarang Bagi Anak Yang Terdengar Sepele

Sungguh menyenangkan jika hubungan Ayah & Bunda dengan si kecil sangat sempurna. Ayah & Bunda akan memiliki kesempatan kecil bahkan tidak sama sekali untuk merasa frustasi dengan si anak karena tingkahnya yang selalu menyenangkan. 

Designed by Pixabay

Sayangnya, orang tua dan anak adalah manusia biasa. Artinya, Ayah, Bunda, dan Anak tidaklah sempurna. Sebagai orangtua, adakalanya kita merasa jatuh dan frustrasi, kita dapat mengatakan sesuatu kepada sang anak tanpa berpikir. Padahal, orangtua harus menghindari kalimat terlarang bagi anak karena akan mempengaruhi perkembangannya. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dihindari atau tidak diucapkan kepada si kecil.

Kalimat pertama
"Cepatlah, atau aku akan meninggalkanmu di sini." 

Anak-anak tidak memahami konsep waktu seperti halnya orang dewasa. Jika anak sudah takut ditinggalkan atau tersesat, saat kita membuat pernyataan ini, kita justru akan menambah kekhawatirannya. Maka, kita harus mencoba untuk mencari tahu mengapa si anak seperti itu dan lakukan apa yang kita bisa untuk membuat mereka bergerak tanpa membuat mereka takut.

Kalimat kedua
"Jadilah seperti saudaramu."

Tidak ada yang suka dibandingkan dengan orang lain. Anak ingin dihargai apa adanya. 

Membuat pernyataan seperti ini hanya akan membuat sang anak merasa tidak mampu dan mendorong persaingan antar saudara. Seorang anak yang sering mendengar pernyataan seperti ini mungkin merasa bahwa mereka tidak dapat mencapai sesuatu yang berharga karena mereka tidak akan pernah sebaik saudara mereka. 

Daripada membandingkan anak-anak kita, sebaiknya kita kenali bahwa setiap anak berbeda dengan kekuatan dan kemampuannya masing-masing. Nikmati saja perbedaan mereka dan cintai mereka apa adanya.

Baca juga: 

Kalimat ketiga
"Kamu sama saja seprti Ayah/Ibumu"

Jika kita melontarkan ucapan tersebut, anak tak akan memahami kalau yang telah diperbuat itu merupakan suatu kesalahan. Justru anak akan merasa kalau sifatnya itu merupakan warisan atau turunan Ayah Bundanya. Akhirnya, si kecil masa bodob dengan tindakannya. Semakin ngeri, kan? 

Once more, ayo tahan emosi dan tatap wajah polosnya. Saat Ayah & Bunda merasa kesal dengan perilakunya, ungkapkan dengan lembut disertai alasannya, misal: 

"Bunda tidak suka kalau adek berbuat seperti itu, karena ........"

Well, semua orang tua pasti akan merasakan yang namanya frustrasi terhadap tingkah anak-anaknya dari waktu ke waktu. Jika Ayah & Bunda telah melontarkan salah satu kalimat terkarang bagi anak di atas, segera minta maaf kepada anak, ya!

Jelaskan bahwa Anda salah, Anda tidak bersungguh-sungguh dengan apa yang Anda katakan. Jelaskan pula bahwa Ayah & Bunda sungguh mencintainya ❤❤ dan akan berusaha untuk tidak mengatakannya lagi. 

Anak-anak butuh orangtua yang dapat mendorong dan membinanya, bukan orangtua yang justru meruntuhkan harga dirinya dengan kata-kata yang tak sepantasnya mereka dengar.
Mualimah Saya adalah ibu 1 anak yang begitu cinta dengan dunia anak dan pendidikan

5 Komentar untuk "3 Kalimat Terlarang Bagi Anak Yang Terdengar Sepele"

  1. memang mendidik anak itu sangat rumit karena kita harus memahami karakter anak , salut buat momi momi syantik yang tanpa kenal lelah mendidik si buah hati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat jg buat para daddy yg selalu siaga membantu ibu negara­čśä. Trimakasih sdh jadi pembaca setia di blognya mama haikal

      Hapus
  2. Ini nih yang harus diperhatikan, karena efek kedepannya buat juga baik kalau mendidik dengan baik dan lebih baik

    BalasHapus
  3. Ikut Belajar bu bentar lagi mau jadi ayah

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel