Dehidrasi pada Balita, Bagaimana Pengobatan dan Pencegahannya?

Hello.. postingan ini masih lanjutan terkait dehidrasi pada balita ya. Anggap saja ini part 2. Yang akan Mualimah bahas di sini adalah pengobatan dehidrasi dan pencegahannya. Penasaran kan pembahasan lengkapnya? Yuk, disimak baik-baik ya!

Dehidrasi pada balita

Bagaimana Dehidrasi Pada Balita Diobati?

Mengisi kembali cairan yang hilang adalah satu-satunya pengobatan untuk dehidrasi, tetapi mengobati penyebab yang mendasari terjadinya dehidrasi juga penting. Berikut cara penanganan dehidrasi:

1. Rehidrasi oral

Garam rehidrasi oral, yang lebih dikenal dengan ORS, adalah obat bebas untuk rehidrasi balita. Anda dapat membeli minuman rehidrasi yang sudah jadi atau membeli bubuk oralit untuk dilarutkan dalam air minum. Satu kantong biasanya dilarutkan dalam satu liter air, tetapi lebih baik lihat petunjuk yang tertera. 

2. Rehidrasi intravena

Dehidrasi yang levelnya sangat ekstrim haruslah ditangani dengan cairan intravena (IV). Ini diperlukan ketika balita sudah tak berdaya atau setengah sadar, tidak responsif, dan menyebabkan kelesuan yang parah. Cairan IV hanya diberikan di rumah sakit di bawah pengawasan dokter.

3. Obat antibiotik, antivirus, dan analgesik

Antibiotik dan obat antivirus umumnya tidak diperlukan. Dalam beberapa kasus, obat-obatan tersebut mungkin digunakan untuk mengobati infeksi yang mendasarinya. Demam ditangani dengan obat-obatan seperti ibuprofen dan asetaminofen. Obat-obatan ini diberikan sesuai resep dokter.

Pengobatan Rumahan untuk Dehidrasi pada Balita

Perawatan tidak berakhir di situ. Kita pun dapat menggunakan beragam pengobatan alternatif atau rumahan. Cobalah menerapkan langkah-langkah rumahan berikut untuk meredakan atau mengobati dehidrasi pada balita:
  • Mengkonsumsi makanan yang menghidrasi: Ajak balita makan buah-buahan dengan kandungan air tinggi, seperti semangka dan pisang. Kita juga bisa memberi air kelapa yang segar dan empuk. Beri makan bubur buah encer, sayur atau kaldu ayam, dan olahan dengan kandungan air tinggi. Yogurt juga merupakan pilihan yang baik untuk melawan dehidrasi.
  • Berikan banyak air: Berilah air si kecil secara berkala dan  juga tingkatkan frekuensinya sedikit demi sedikit saat cuaca panas ataupun lembab. Anda dapat selalu memberikannya ASI (bayi 0-2 th) jika anak Anda mengalami diare.
Hindari untuk memberikan jus buah atau minuman lain yang mengandung natrium dan gula yang tinggi, yang bisa meningkatkan level dehidrasi.

Jika balita juga mengalami diare, maka kurangi konsumsi susu formula ataupun susu sapi jenis apapun karena dapat memperburuk feses si anak. Kita juga bisa berkonsultasi dengan ahli gizi ataupun dokter anak untuk sharing terkait makanan atau minuman apa yang sesuai untuk si kecil. Setelah balita kembali sehat, beri dia makan seperti biasa.

Bagaimana Cara Mencegah Dehidrasi Pada Balita?

Mencegah dehidrasi artinya menghambat hilangnya kelebihan cairan dari tubuh. Inilah yang dapat kita lakukan:
  • Jaga balita agar tetap terhidrasi. Pastikan si kecil mendapatkan cairan yang cukup serta sesuai dengan cuaca dan gaya hidupnya. Balita yang menghabiskan sebagian besar waktunya di luar ruangan (outdoor) membutuhkan lebih banyak cairan daripada anak yang hanya bermain di dalam ruangan. Kehilangan cairan melalui keringat lebih tinggi kemungkinannya apalagi dalam keadaan lembab; Oleh karena itu, anak harus minum air secara teratur.
  • Mencegah infeksi pada saluran pencernaan karena dapat menyebabkan muntah dan diare. Menjaga kebersihan dan mengajari balita Anda kebiasaan sehat seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan dan saat pulang atau setelah melakukan sesuatu dari luar.
Para ahli merekomendasikan untuk memberikan balita pakaian yang ringan dipakai, berwarna ringan/cerah, dan juga longgar saat cuaca panas ataupun lembab. Pembuangan/penyerapan panas lebih baik pada pakaian semacam itu, sehingga mengurangi kemungkinan panas berlebih dan dehidrasi.

Itulah ulasan lengkap tentang dehidrasi pada balita yang Mualimah rangkum dan rangkai dari beberapa sumber bacaan terpercaya. Semoga bermanfaat. 

Mualimah Saya adalah ibu 1 anak yang begitu cinta dengan dunia anak dan pendidikan

12 Komentar untuk "Dehidrasi pada Balita, Bagaimana Pengobatan dan Pencegahannya?"

  1. Jadi tambah ilmu niiih 😊

    BalasHapus
  2. Jadi paham sekarang mencegah Dehidrasi pada Balita

    BalasHapus
  3. sangat bermanfaat artikelnya

    BalasHapus
  4. oh gitu yah.. tapi si anknya lebih suja sama es daripada air putih.

    BalasHapus
  5. Kadang anak yang aktif memang kudu dijaga asupan airnya. Mereka suka nggak ingat minum jika terlalu asyik bermain.

    BalasHapus
  6. G bisa membayangkan jika debay dehidrasi, yuk jaga kesehatan balita

    BalasHapus
  7. Dehidrasi bikin anak rewel bgt bunn.. salah-salah malah jadi demam

    BalasHapus
  8. Saya kira dehidrasi cuman gara gara kurang minum aja...ternyata banyak ya

    BalasHapus
  9. Jadi makin paham kl dehidrasi itu berbahaya. Jadi bs mencegahnya.

    BalasHapus
  10. orang2 perlu tau nih hal kaya gini, biar lebih mudah mencegahnya

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel