MPASI Bayam untuk Bayi, Ketahui Manfaat dan Strategi Pengolahannya!

Pernah nonton 'Popeye', kartun legendaris, saat masa anak-anak? Apa yang memberi Popeye energi untuk melawan Brutus yang jahat atau siapa pun yang membela kejahatan? Tentu saja, Bayam. Maka, MPASI bayam untuk bayi sudah menjadi menu pilihan saat ini. Memang, bayam sudah menjadi sayuran legendaris sebagai sumber yang kaya vitamin C, yang membantu penyerapan zat besi. Bayam juga memiliki kalsium dan kalium yang berlimpah, bahkan melebihi jumlah semua mineral lain yang ada dalam sayuran. 


MPASI Bayam

Blog Mualimah akan mengajak Anda semua memahami pentingnya bayam dalam makanan bayi Anda dan berbagi resep andalan Mama Haikal yang mudah dan lezat untuk si kecil. Memang, sejak awal MPASI, Bayi kebanyakan sudah diperkenalkan dengan sayuran. Tapi untuk bayam, alangkah lebih baik jika kita menunggu sampai si bayi berusia 12 bulan. Daunnya kaya akan senyawa yang disebut nitrat, yang tidak dapat dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang sedang berkembang. It's real, sebelumnya saya memang pernah berkonsultasi dengan salah satu dokter anak andalan di kabupaten. Namun tiap anak pasti beda, konsultasikan saja dulu dengan dokter anak terdekat! 

Manfaat Bayam untuk Balita 

Bayam merupakan harta karunnya mineral. Inilah mengapa makanan ini sangat sempurna untuk si kecil. Dengan menyajikan MPASI bayam untuk bayi, maka akan ada beberapa manfaat yang diperoleh, seperti: 
  • Membuat tulang lebih kuat: Bayam kaya akan mineral seperti kalsium, magnesium, dan fosfor, yang semuanya berperan penting dalam memperkuat tulang dan membantu perkembangan yang sehat. 
  • Bagus untuk otot: Bayam dengan jumlah sekitar 100 gr ternyata mengandung protein sebanyak 2,14 gr, yang mana sayuran ini adalah sumber asam amino terbaik. Selain itu, sayur hijau ini pun pas sekali jika dikombinasikan dengan makanan yabg kandungan proteinnya tinggi misalnya kacang-kacangan, keju cottage, dan daging. 
  • Bagus untuk sistem peredaran darah: Zat besi bersama dengan protein, membantu sirkulasi yang tepat dalam tubuh karena kombinasi zat besi dan protein ini membantu pembentukan hemoglobin. Manfaat inilah yang paling populer. Masih ingat cerita saya tentang balita kekurangan zat besi? Jangan sepelekan ini!
  • Baik untuk imunitas: Makanan multivitamin memiliki semua vitamin utama yang dibutuhkan untuk sistem kekebalan yang sehat. Dan faktanya, bayam adalah sumber yang kaya vitamin K. 

Bayam dan Kombinasi Lain untuk Balita

 MPASI Bayam


Bayam bisa dikombinasikan dengan makanan seperti: 
  • Sayuran: kita dapat menggabungkan hampir semua sayuran dari wortel hingga kacang-kacangan dengan bayam tergantung pada usia bayi. Tapi, perhatikan si anak alergi terhadap apa! 
  • Biji-bijian dan lentil: Bayam menggabungkan nilai gizi biji-bijian dan lentil sehingga lebih bermanfaat bagi kesehatan si kecil. 
  • Daging: Bahkan orang dewasa menyukai kombinasi daging dan sayuran seperti bayam, jadi mengapa tidak nenyajikannya untuk si kecil agar dapat menikmati rasa itu juga? 

Strategi Pemilihan & Penyimpanan Bayam 

Pemilihan: 
  • Kapanpun, Bayam selalu ada, entah itu dalam bentuk beku maupun segar. Terkait MPASI bayam untuk bayi Ayah & Bunda, belilah yang segar karena varian beku atau yang diproses secara komersial cenderung memiliki lebih banyak nitrat. 
  • Selain itu, belilah sayur-sayuran tersebut selama musim ketersediaannya ketika nilai gizinya tinggi. Hindari membeli bayam saat musim panas. 
  • Bayam segar memiliki banyak daun hijau, pelepah daun utuh, dan segar (baru dipetik). Jangan membeli jika daun memiliki noda, kekuningan, atau berlubang yang mungkin disebabkan oleh hama. 
  • Lipat daunnya, dan jika daunnya sangat kusut atau tidak terbuka, maka kandungan airnya rendah, menandakan tidak segar. 
  • Bayam rentan terhadap kontaminasi pestisida. Karena itu, pilih varietas organik. 
Penyimpanan: 
  • Potong dan buang akarnya karena sangat berserat dan sulit dimasak. 
  • Cuci bayam secara menyeluruh dengan air karena bayam tumbuh dekat dengan tanah dan mungkin masih terdapat partikel tanah yang menempel. Sebarkan dan keringkan daun di atas handuk dapur atau kertas tisu. Biarkan kain itu menyerap kelembapan, sehingga mengurangi adanya pembusukan. 
  • Pindahkan sayuran ke dalam wadah plastik atau kantong sayur. 
  • Taruh beberapa kertas tisu karena akan membantu menyerap kelembapan ekstra dan mencegah daun menjadi basah. 
  • Simpanlah dalam lemari es dan batas penggunaanya adalah dua hari. 
Well, meskipun bayam termasuk makanan yang menyehatkan untuk bayi, kita tak boleh sembarangan mengolah dan menyajikannya. Bahkan, untuk menyimpannya saja harus sesuai anjuran. So, persiapkan MPASI bayam untuk bayi dengan sebaik mungkin! Ingat, bayi sehat, orangtua senang! 

Note: tulisan ini disunting dari tulisan Rohit Garoo dan telah direview oleh Dr. Shikha's Nutrihealth
Mualimah Saya adalah ibu 1 anak yang begitu cinta dengan dunia anak dan pendidikan

15 Komentar untuk "MPASI Bayam untuk Bayi, Ketahui Manfaat dan Strategi Pengolahannya!"

  1. Alhamdulillah anak- anak saya suka makan bayam dan sayuran lain, beda ama emaknya dulu yang nggak doyan sayur.πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

    BalasHapus
  2. Nambah ilmu pengetahuan kalo mau punya anak lagi😁 trima infonya

    BalasHapus
  3. Tp kayanya sebelum diberi asupan bayam diberi dulu asupan film kartun popeye spy lbih semangat makan bayamnya hihi

    BalasHapus
  4. Kurang begitu suka sama bayam.. 😁

    BalasHapus
  5. Cocok nih buat si jabang bayi

    BalasHapus
  6. cocok buat mamah muda yang kurang jago masak

    BalasHapus
  7. Dibikin kuah bening gitu yah bayam nya

    BalasHapus
  8. Kalau di kampung saya yg paling populer sih pisang buat MPASI tuh

    BalasHapus
  9. Kartun itu mengajarkan anak betapa pentingnya makan bayam. Harusnya ada lagi kartun begini ya.

    Bayam juga digemari orang dewasa sih. Meski katanya sayur bayam jni nggak boleh dipanasi ya kakak

    BalasHapus
  10. Ternyata, rata-rata tidak menyukai bayam padahal manfaatnya OKE lho. Yuk, ajari si kecil agar cinta sayuran. Big loveπŸ₯°

    BalasHapus
  11. terima kasih gan untuk resepnya

    BalasHapus
  12. Bayam itu kalau dibening , tahan berapa lama mbak?

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel